Selasa, 14 Desember 2010

AVATAR: Legend of Korra (SUMMER 2012) ?

Yak, saya dapet info dari deviantArt kalau sebentar lagi Avatar the last Airbender bakal ada serial kelanjutannya. Cuman judulnya diganti jadi; Avatar: Legend of Korra.


Liat deh ada gambar apa di pojok kiri bawah XD

Jadi, setelah ku cek ulang di Avatar wikia, ternyata emang bener bakal dibuat seri kelanjutannya. Cuman ya... beda tokoh. Ceritanya kalo nggak salah sih 70 atau 75 tahun setelah fenomena kekalahan Ozai. Nah, si Korra yang udah menguasai Air, Tanah, dan Api mau berguru sama Tenzin, anaknya Aang sama Katara.
Ditilik dari tahun yang berlangsung di serial ini, berarti Aang udah mati. Dan itu berarti Zuko dan Sokka juga sudah wafat. AAAAGHH!!!! 


Denger-denger sih, acara ini bakal tayang di Amerika pas summer 2012 dan akan berlangsung selama 26 episode. Itu di Amrik. Lah, di Indonesianya? Kayaknya jadwal tayangnya bakal ngadat deh. Berbahagialah wahai kalian yang berlangganan TV kabel. Kalau saya, terima nasib musti beli yang sepuluh ribu kalau nggak mau ketinggalan perkembangan serialnya.

Kalau dulu pas Legend of Aang pencipta The Last Airbender, Michael D. Dimartino dan Bryan Konietzko, mengikuti alur budaya China, untuk serial Legend of Korra mereka akan mengikuti alur budaya Korea. Pertanyaannya, "Kapan mereka akan mengikuti alur budaya Indonesia?". Kan seru kalau misalnya, misalnya nih ya, si Korra dan kawan kawan pake baju kebaya, batik, atau koteka. Sambil bawa-bawa golok atau keris. Terus musuhnya bawa-bawa arit. Kotekanya melorot.

Oh, iya. Desain kota-nya Korra, anjiiiir! Bagus banget. Jadi, setelah perang, Aang dan Zuko mengumpulkan orang-orang dari ke-empat negara bersama-sama dan mendirikan United Republic. Sebuah kota metropolis yang telah didukung jenis teknologi steampunk seperti motor dan mobil. Moderen banget kan? Sayang Aang dkk udah wafat. Konsep gambar kota itu sendiri diambil dari desain kota Shanghai pada tahun 1920 dan kota Hongkong, Manhattan serta Vancouver pada tahun 1930. Kebayangkan betapa kerennya kota tsb? Sumpah, penciptanya kreatif. Kalau mau lihat cuplikan gambar kotanya, bisa dilihat di trailer-nya. Ada di bawah kok.

TOKOH

KORRA

Korra

Korra adalah cewek dari suku Air Selatan. Umurnya sekitar 16-19, dan berdasarkan apa yang dituliskan di wikia Korra itu rebellious girl from the Southern Water Tribe who is hotheaded, independent and "ready to take on the world". Beda banget sama sifatnya Aang.

MAKO


Mako adalah seorang pengendali api yang memiliki sifat yang... yah, udah ketahuan lah dari wajahnya. Kayaknya sih rada kaku dan menurut perkiraan saya, dia itu tampan. Ehm! Mako  memiliki adik laki-laki atau kembaran yang bernama Bolin. Nama Mako sendiri diambil dari nama voice actor-nya Iroh yang meninggal setelah beliau menyelesaikan kalimat terakhirnya untuk book 2: Earth.


BOLIN

Bolin
Poni rambutnya poni Superman. Wakakaka.

Bolin adalah seorang pengendali tanah dan juga merupakan adik Mako. Dan walaupun baru sedikit yang dapat diketahui dari karakter Bolin, Avatar wikia mengatakan bahwa Bolin lebih santai dan sedikit lebih bego dari kakaknya. Mungkin  begonya dia kayak Sokka; yang keliatannya aja bego tapi pinternya naudzubillah. Tapi tetap saja, saya menganggap dia adalah karakter yang tampan.

(~*3*)~

Kalau mau lebih jelas tentang Avatar: Legend of Korra, kalian bisa klik di link ini: http://avatar.wikia.com/wiki/Avatar:_Legend_of_Korra

Dan... setelah melihat gambar yang kuambil dari deviantArt dibawah ini, ada benarnya juga kalau sebaiknya Korra dan Tenzin tidak berjodoh. Maksud saya, Tenzin tidak selingkuh dari sang istri dan meninggalkan ke 3 anaknya dan menjadikan Korra sebagai istri. Euh, NO!


klik untuk memperbesar

HWAHAHAHAHAHAHAAA... Nggak kebayang kalau Aang beneran jadi kakek-kakek yang bersemayam di tubuh Korra... Zzzz...


Oh, iya. Ini trailer-nya



Yang penting nanti di Legend of Korra tetep ada humor-nya.


BONUS:
Ini dia para generasi tua di Legend of Korra



TENZIN

Anaknya Aang sama Katara

  


CHIEF BEI FONG

 
Anaknya Toph. Belum dijelasin siapa bapaknya. Dia bisa metal bending kayak Toph.

0 reaksi tertulis:

Poskan Komentar