Jumat, 17 Desember 2010

GAMBAR NGACO TINGKAT DEWA

Jangan marahi saya gara-gara bukannya belajar untuk besok Senin, malah nge-blogging gini. Itung-itung memurnikan pikiran dari bahaya stress dan, menuh-menuhin isi blog.




Ini... ng, ini cuman berupa gambar-gambar doang dan semuanya saya ambil dari Googel dan dA. Beberapa gambar ada yang mengandung unsur BL. Tidak tahu BL? Cari di Google.


~



Ngakak mampus ngeliat gambar di atas


~




Brook? Austria? AUSTRIA?! Na'udzubillah min dzalik




~



Larilah selagi kau bisa




~



kolkolkolkolkolkol




~



JANGAN BUNUH HAMTARO~




~




Senyumnya itu looh!




~




( .__.)




Putra yang Tertukar


~



Jadi sebelum yaoi booming di Indo lewat manga, Marvel telah memperkenalkan yaoi terlebih dahulu, gitu? Lewat Batman dan Robin, gitu?


~




WHAT THE...? Superman uke? UKE? DIA JADI UKE? *ngakak mampus*


~




ANJRIIR, PAS BANGET POSE-NYA! *cium gambar* *sembah sujus ke yang buat*


~


Kenapa saya mengatakan Marvel telah membawa pengaruh yaoi terlebih dahulu daripada manga? Begini, ada banyak alasannya. Kita ambil saja satu contoh: Batman.

Kenal Batman pasti juga tahu Robin, kan? Belakangan saya baru tahu ternyata Batman merekrut Robin dari tempat sirkus ketika masih di bawah umur. Di rawat, dan mungkin juga dibelai. Diantara semua anak, kenapa dia harus milih Robin? Robin itu cowok! Dan masih di bawah umur. Baca deh di komiknya. Pasti ada. Pasti!

Kurang pedopil apa coba?

Ada lagi salah satu judul film Batman "Batman and Robin". Padahal di film itu Batgirl juga main. Tapi kenapa judul filmnya nggak "Batman, Robin and Batgirl" aja? Atau "Batman and Batgirl"? Batgirl-nya kaga ada?! Napa namanya Batgirl dibuang gitu aja? Kenapa lebih milih "Batman and Robin"? Robin itu cowok, woy! Inikah tanda-tanda bahwa pemilik Marvel menyenangi yaoi?

Batman, dia tidak tertarik dengan Batgirl. Dia lebih tertarik dengan Robin dan menjadikannya partner hidupnya.

Kalo film-film Marvel banyak hints kayak gini, aku rela deh ngantri nonton di bioskop.

0 reaksi tertulis:

Poskan Komentar